Selasa, 05 Mei 2015

bussnis plan

Pengertian  bussnis plan
 Pengertian Business Plan adalah Sebagai salah satu bagian terpenting dalam berwirausaha,
     Business Plan merupakan alat untuk mencari dana, sehingga berhasil dalam bisnis.dan digunakan untuk  sarana komunikasi untuk menarik orang lain, pemasok, konsumen, dan penyandang dana. Business plan akan membuat mereka mengerti tujuan dan cara operasional bisnis anda.
     Rencana bisnis anda ini akan mempermudah anda menjalankan usaha dengan mengetahui langkah-­langkah praktis menghadapi persaingan, membuat promosi, sehingga lebih efektif.
PengertianBusiness Plan menurut Hisrich and Peters:
    The business plan is a written document prepared by the entrepeneur that describe all the relevant external and internal elements involved in starting a new venture. It is often an integration of functional plans such as marketing, finance, manu­facturing and human resources.” (Hisrich,Peter, 1995:113).
   Jadi business plan adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang mengambarkan semua unsur-unsur yang relevan baik internal, maupun eksterhal mengenai perusahaan untuk memulai sewaktu usaha. Isinya Bering merupakan perencanaan terpadu menyangkut pemasaran, permodalan, manufaktur dan sumber daya manusia.
 Pengeritan Business Plan menurut Bygrave:
   A business plan is a document that convincingly demonstrates the ability of your business to sell enough of its product or service to make a satisfactory profit and be attractive to potential backers. A better definition: A business plan is a selling document that conveys the excitement and promise of your business to any potential backers or stake­holders. (Bygrave 1994: 114)
    Business Plan merupakan suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.  menyatakan bahwa Business Plan adalah sebuah selling document yang mengungkapkan daya tarik dan harapan sebuah bisnis kepada penyandang dana potensial.

Siapa saja yang  memerlukan Business Plan ??
a.       Investor yang potensial perbankan, konsultan, staf karyawan, pemasok barang dan bahkan konsumen akan mempelajari business plan ini.
b.      Sebuah business plan dapat dinilai oleh pembaca dengan memberikan bobot penilaian sangat bagus, bagus, sedang, dan kurang baik.
c.       Mengenai kedalaman dan rincian dari sebuah business plan sangat tergantung kepada luasnya bisnis yang akan dilakukan, apakah bisnisnya merupakan sebuah industri berskala besar atau hanya toko barang-barang kelontong.
Kerangka business plan
a.       Nama perusahaan dapat digunakan  untuk sebuah usaha harus dipikirkan baik-baik karena nama perusahaan ini akan berdampak jangka panjang  jangan hanya berorientasi kepada faktor-faktor yang masa kini dan masa akan datang .
b.      Lokasi sanggat penting digunakan karena lokasi menentukan tempat pemasaran produksi maka disebut dengan Forward linkage dan tentang bahan baku an tenaga kerja maka disebut dengan Backward linkage.
c.       Komoditi yang akan diusahakan adalah akan diusahakan banyak tergatung kepada pemilik usaha.
d.      Konsumen yang dituju ini didasarkan atas bentuk usaha dan jenis usahanya. Misalnya pertokoaan.
e.       Partner yang akan diajak kerjasama suatu asosiasi atau persekutuan dua orang atau lebih untuk menjalankan suatu usaha mencari keuntungan.
f.       Personil yang dipercaya untuk menjalankan perusahaan Memilih personil yang dipercaya memang agak sulit, sebab ini menyangkut masalah karakter, kejujuran dan kemampuan seseorang.
g.       Jumlah modal yang tersedia adalah Modal awal ini harus tetap dicari sampai memenuhi/mencukupi untuk menggerakkan langkah pertama wirausaha. Modal utama adalah semangat dan kejujuran.
 Pentingnya Perencanaan Bisnis
    Business Plan perlu disusun karena merupakan legitimasi dari sebuah usaha yang akan didirikan. Orang perlu mengetahui segala sesuatu tentang perusahaan anda sehingga tertarik untuk bekerja sama. Dinyatakan oleh David H. Bangs, Jr. (1995 : x) bahwa, seorang pengusaha yang tidak bisa membuat perencanaan sebenarnya merencanakan kegagalan.’
     Suatu rencana kerja yang dibuat tertulis dan resmi guna menjalankan perusahaan merupakan perangkat tepat untuk memegang kendali perusahaan dan menjaga agar fokus usaha perusahaan tidak menyimpang.
    tujuan menyusun Business Plan adalah untuk manyatakan anda sebagai pemilik dan pemegang inisiatif dalam membuka usaha baru, mengatur dan membentuk kerjasama dengan perusahaan-perusahaan lain, orang-rang yang mempunyai keahlian khusus tertarik bergabung, menjamin adanya fokus tujuan dari berbagai personil yang ada dalam perushaan.







Bentuk format bisnis plan
1.      Pendahuluan
a.       Nama dan alamat Perusahaan.
b.      Nama dan alamat Pemilik.
c.       Nama dan alamat penanggungb jawab.
d.      Informasi tentang bisnis yang dilaksanakan
2.      Rangkuman eksekutif
Rangkuman Eksekutif ini merupakan sebuah tulisan yang dimaksudkan pembaca mengetahui overwhole isi dari Perencanaan Bisnis (business plan) yang ditulis masa kini  dan masa datang.
3.       Analisis Industri
a.       Prespektif masa depan industri.
b.      Analisis persaingan.
c.       Segmen pasar yang dimasuki.
d.      Ramalan produk yang dihasilkan.
4.      Deskripsi tentang Usaha
a.         Produk yang dihasilkan
b.        Jasa pelayanan.
c.         Ruang lingkup usaha.
d.        Personalia dan perlengkapan kantor.
e.         Latar belakang identitas pengusaha.
5.      Rencana produksi (untuk pabrik/industri)
a.       Penetapan Uraian Proses Produksi
6.      Rencana Pemasaran (Marketing Plan)
a.       Analisis SWO.
b.      Tujuan Pemasaran.
c.        Inti Pemasaran.
d.      Jadwal Pelaksanaan.
e.       Anggaran Pemasaran.
f.       Pengawasan
7.      Perencanaan Organisasi
a.       Bentuk kepemilikan dan struktur organisasi.
b.      Informasi tentang partner.
c.       Uraian tentang kekuasaan.
d.      Latar belakang anggota tim manajemen.
e.       Peranan dan tanggung jawab personalia dalam organisasi
8.      Resiko
a.       Evaluasi tentang kelemahan bisnis
9.      Perencanaan Permodalan
a.          Neraca permulaan perusahaan
b.         Proyeksi aliran kas
c.          Analisa titik impas

Tiga Komponen Marketing Konsep
    Sasaran utama Marketing ialah kepuasan konsumen. Untuk mencapai sasaran tersebut, ada tiga komponen yang penting yaitu customer, needs and wants, organizationally integrated marketing strategy and goals.
Faktor lain yang mempengaruhi keputusan membeli para konsumen diantaranya
a.       Budaya dan sub kultur, yang memiliki value tersendiri, sikap, dan kepercayaan yang mempengaruhi respons mereka terhadap lingkungan .
b.        Social Class, perlu diperhatikan apakah konsumen kita termasuk kategori orang kelas atas, menengah, atau bawah.
c.       Self Image, dalam hal ini adanya kecenderungan mereka percaya bahwa tampilan seseorang tercermin dari apa yang mereka beli.
d.      Situation factors, ini merupakan situasi sesaat yang berkesan pada konsumen, seperti pada keadaan terburu-buru, sudah memiliki kupon hadiah, atau saat ulang tahun.
Ruang lingkup biness plan
    Sebelum menyusun marketing plan maka wirausaha harus mengetahui seluk beluk atau konsep-konsep pemasaran dan segala informasi telah dikumpulkan, maka seorang wirausaha baru menulis marketing plannya.
 Untuk menyusun marketing plan maka perlu dijawab tiga pertanyaan berikut:
a.       Where have we been?
b.      Where do we want to go?
c.       How do we get there?
Dibawah ini arti dari kata diatas
a.       Kemudian ke mana arah yang dituju ? Di sini perlu ditetapkan sasaran marketing untuk masa yang akan datang.
b.      Lalu bagaimana mencapai sasaran itu ? Di sinilah perlu ditetapkan strategi pemasaran. Mungkin juga perlu dilakukan penelitian pemasaran. Anggaran belanja perlu disiapkan untuk pelaksanaan rencana ini.
Pengertian marketing plan
  Marketing Plan ini adalah merupakan bagian dari business plan. Perencanaan yang harus disiapkan seperti dijelaskan oleh Bygrave adalah analisa situasi perusahaan dan lingkungannya analisa dan penilaian peluang, kekuatan, kelemahan, kendala yang dihadapi di pasar



kegiatan dari marketing plan ini ialah:
a.       Analisa situasi lingkungan dan peluang pasar .
b.      Mengembangkan sasaran pemasaran .
c.       Menetapkan strategi pemasaran .
d.      . Menciptakan taktik atau tindakan pelaksanaan
e.       Karakteristik dari suatu marketing plan yang baik harus memenuhi beberapa kriteria yaitu:
Harus didasarkan pada fakta dan asumsi yang besar tentang siapa target market, di mana lokasi mereka,
a.       Bagaimana teknik promosi yang efektif.
b.      Bagaimana perubahan harga di pasar.
c.       Bagaimana saluran distribusi.
d.      Bagaimana keadaan saingan.
e.       Bagaimana S W 0 T dari perusahaan
    Seperti diketahui bahwa pemasaran merupakan kegiatan yang amat penting dalam operasional suatu bisnis. Tidak perduli apakah bisnis anda bergerak dalam sektor industri kecil, tingkat menengah, apalagi industri besar.
Strategi Pemasaran
Di dalam strategi pemasaran terdapat dua variabel utama yang perlu dipertimbangkan, yakni ;
a.       Variabel terkontrol
b.       Variabel terlepas
Variabel yang dapat dikontrol oleh seorang wirausaha diantaranya
1.      Market segmentation
Marketing segmen adalah sebuah perusahaan melaksanakan market segmentation karena adanya perbedaan keinginan, daya beli, lokasi, sikap, dan kebiasaan pembeli.
Cara menyusun segmentasi pasar ;
a.       Berdasarkan Geografis
b.        Demografis, variabel misalnya jenis kelamin, pendapatan, jabatan, pendidikan, agama, suku,dan umur.
c.        Psikografis misalnya  perhatian terhadap gejala kegiatan (perilaku), minat,
d.      Perilaku/tanggapan konsumen terhadap produk misalnya kejadian permintaan barang, manfaat, status pemakai (pemakai pertama), tingkat pemakaian, kesetiaan.


2.      Market budget
Market budget adalah  jumlah anggaran belanja marketing, sangat tergantung pada barang yang dipasarkan, dan sesuai pula dengan pengalaman pengusaha
3.      Timing
 Timing adalah Pengusaha harus menjaga waktu, kapan ia harus mulai melancarkan pemasaran barang-barangnya, atau kapan sebuah toko atau restoran harus dibuka.
4.      Marketing mix
Marketing mix adalah pengkombinasian berbagai kegiatan marketing agar dicapai kombinasi maksimal dan hasil yang paling memuaskan mencakup 4P yaitu product, price, plac Variabel (terlepas) tidak dapat dikontrol oleh pengusaha adalah ;
a.       Adanya persaingan.
b.      Perkembangan teknologi.
c.        Perubahan demografi (perubahan komposisi penduduk)
d.       Kebijaksanaan politik dan ekonomi pemerintah
e.         Sumber daya alam.
Bauran marketing mix
a.       Produce yaitu mengenai produk yang ada pada kosumen dan produsen
b.      Price yaitu harga pada barang tersebut
c.       Place yaitu tempat pemasaran produk
d.      Promotion yaitu tentang iklan pada produk tersebut.
e.       People yaitu orang yang  mengkonsumsi atau menjual produk.
f.       Physical Evidence  yaitu produk yang ditawarkan dipasar.
g.      Process pada produk tersebut untuk ada pada konsumen
Tujuan mengadakan pengembangan produk
a.       Memenuhi keinginan konsumen
b.      Memenangkan persaingan
c.        Meningkatkan jumlah penjualan
d.      Mendayagunakan sumber-sumber produksi
e.         Mencegah kebosanan konsumen






Siklus hidup produk
   siklus hidup produk adalah suatu konsep penting yang memberikan pemahaman tentang dinamika kompetitif suatu produk. . Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) ini merupakan konsep yang penting dalam pemasaran karena memberikan pemahaman yang mendalam mengenai dinamika bersaing suatu produk. Konsep ini dipopulerkan oleh levitt (1978) yang kemudian penggunaannya dikembangkan dan diperluas oleh para ahli lainnya.
Menurut Basu Swastha (1984:127-132), daur hidup produk itu di bagi menjadi empat tahap, yaitu :
Tahap perkenalan (introduction)
        Tahap perkenalan .adalah barang mulai dipasarkan dalam jumlah yang besar walaupun volume penjualannya belum tinggi. Barang yang di jual umumnya barang baru (betul-betul baru) Karena masih berada pada tahap permulaan, biasanya ongkos yang dikeluarkan tinggi terutama biaya periklanan.
Tahap pertumbuhan (growth).
      tahap pertumbuhan ini, penjualan dan laba akan meningkat dengan cepat. Karena permintaan sudah sangat meningkat dan masyarakat sudah mengenal barang bersangkutan, maka usaha promosi yang dilakukan oleh perusahaan tidak seagresif tahap sebelumnya.

Tahap kedewasaan (maturity)
     Pada tahap kedewasaan ini kita dapat melihat bahwa penjualan masih meningkat dan pada tahap berikutnya tetap. Dalam tahap ini, laba produsen maupun laba pengecer mulai turun. Persaingan harga menjadi sangat tajam sehingga perusahaan perlu memperkenalkan produknya dengan model yang baru.

 Tahap kemunduran (decline)
       Hampir semua jenis barang yang dihasilkan oleh perusahaan selalu mengalami kekunoan atau keusangan dan harus di ganti dengan barang yang baru. Dalam tahap ini, barang baru harus sudah dipasarkan untuk menggantikan barang lama yang sudah kuno. a. Memperbarui barang (dalam arti fungsinya).
Situasi pasar
a.       Siapa saja saingan kita, apakah ada barang sejenis dengan kita di pasar.
b.      Berapa besar pangsa pasar yang kita tuju
c.       Apakah sudah ada harga pasar yang berlaku atau belum
d.      Bagaimana cara kita mengirim produk atau jasa kita ke konsumen kita
e.       Siapa yang akan menjadi konsumen kita (umur, pendapatan, kebiasaan, dll)
f.       Apakah sudah ada orang lain yang mencoba melakukan yang akan kita lakukan ? lalu bagaimana hasilnya ? apa yang bisa kita pelajari dari pengalaman itu ?


Tantangan dan peluang pada pasar
Setelah kita mengetahui kondisi pasar, sekarang saatnya kita melihat apa tantangan dan peluang yang ada  seperti
a.       Apa trend pasar yang terjadi sekarang
b.      Apakah ada barang lain yang tidak berhubungan langsung dengan produk atau jasa kita namun bisa membantu penjualan produk dan jasa kita
c.       Apakah ada peraturan baru yang akan menghalangi (tantangan) atau membantu (peluang) kita didalam berusaha ?
Merumuskan tindakan
   Setelah memaparkan situasi pasar dan tantangan dan peluang yang ada maka kita perlu merumuskan tindakan-tindakan apa yang bisa kita lakukan untuk mencapai tujuan  utama kita.




tugas sofkil 1

Mengenali bisnis
banyak pengusaha yang mengawali usahanya dalam situasi yang serba sulit, kondisi yang tidak pasti, dan akhirnya frustasi atau bahkan hanya menunggu dan tidak melakukan apapun. Cara melihat peluang usaha di sekeliling kita adalah dengan analisis terhadap kelemahan, kekuatan, peluang dan ancaman (strengths, weakness, opportunities, and threats) atau yg lebih dikenal dengan analisis SWOT. Berikut adalah cara sederhana yang dapat dilakukan dalam menerapkan analisis SWOT.
a. Melihat kekuatan yang dimiliki seperti lokasi, sumber-sumber bahan baku yang mudah didapat, mudah dijangkau oleh konsumen atau pelanggan, dan kekuatan lainnya yang dapat dimanfaatkan.
b. Melihat kelemahan yang dimiliki agar kita tidak memaksakan diri melakukan usaha yang sebenarnya tidak dapat dilakukan karena kita memiliki kekurangan tertentu.
c.  Melihat peluang yang dapat dimanfaatkan dan memberikan keuntungan.
d. Melihat ancaman terhadapa usaha-usaha yang beresiko tinggi, memiliki siklus hidup yang pendek, dan tidak terukur. Terlebih lagi jika pesaing-pesaing kita memiliki kemampuan yang lebih baik dari kita.
Cara Memulai Bisnis yang baik dan benar.
1.         Memulai bisnis baru
 Harus memilih  bentuk usaha yang mulai dirintis 
a.   Perusahaan milik sendiri, yaitu bentuk usaha yang dimiliki dan di kelola sendiri.
b.   Persekutuan   yaitu kerja sama antara dua orang atau lebih.
c.  Perusahan berbadan hukum  yaitu perusahaan yang didirikan atas berdasarkan badan usaha dengan modal berupa saham.
2.    Membeli bisnis yang sudah ada.
3.   Mengembangkan bisnis yang sudah ada.

4.     memilih usaha yang sudah ada


. Bidang Usaha dan Jenis-Jenis Badan Usaha
a.       Usaha dibidang makanan atau kuliner.
b.       Usaha pakaian atau perhiasan.
c.       Usaha yang terkait dengan tempat tinggal
d.      Usaha pendukung atau usaha yang mempermudah orang lain menjalankan usaha.

Cara memulai bisnis
 Cara-cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk memulai bisnis (usaha), baik itu dilakukannya sendiri maupun bersama teman-teman , adalah sebagai berikut:
a.        Memulai bisnis baru
Merintis usaha baru atau bisnis baru yaitu membentuk dan mendirikan usaha dengan menggunakan modal, ide, organisasi, dan manajemen yang dirancang sendiri.
b.        Membeli bisnis yang sudah ada
Membeli bisnis yang sudah ada yaitu membeli perusahaan yang telah didirikan dan dikelola oleh orang lain dengan nama (goodwill) dan organisasi usaha yang sudah ada.
c.         Mengembangkan bisnis yang sudah ada
Mengembangkan bisnis yang sudah ada biasanya terjadi pada perusahaan keluarga.
d.       Memilih usaha franchise
Waralaba atau franchise adalah suatu bentuk usaha kerja sama antara perwaralaba (franchisor) dengan terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan persetujuan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha.
Mengenali Peluang dan Memilih Jenis Usaha
1. Mengenali Hingga Memilih Peluang Usaha yang Tepat
pada ketiga kasus ,banyak pengusaha yang mengawali usaha nya dalamsituasi yang serba sulit,menghadapi kondisi yang tidak pasti atau bahkan sering menemukan jalan buntu,dan akhirnya frustasi atau hanya menunggu saja dan tidak melakukan apapun. Salah satu alat untuk mengukur semua hal yang mungkin dan tidak mungkin dilakukan dengan usahawan sebagai penilaian awal dan pemberian informasi penting,yaitu menggunakan analisis terhadap kelemahan, kekuatan,peluang, dan ancaman (strengths, weaknesses, opportunities, threats) atau yang lebih dikenal dengan sebutan analisis SWOT.
 Berikut adalah cara sederhana yang dapat dilakukan dalammenerapkan analisis SWOT:
a. melihat kekuatan yang dimiliki seperti lokasi, sumber-sumber bahan baku yang mudah didapat,mudah dijangkau oleh konsumen atau pelanggan, dan kekuatan lainnya yang dapat dimanfaatkan.
b. Melihat kelemahan yang dimiliki agar kita tidakmemaksakan diri melakukan usaha yang sebenarnya tidak dapat dilakukan karena kita memiliki kekurangan tertentu.
c. Melihat peluang yang dapat dimanfaatkan dan memberikan keuntungan.
d. Melihat ancaman terhadap usaha-usaha yang berisiko tinggi , memiliki siklus hidupyang pendek,dan tidak terukur.
Bagaimana  cara untuk melihat peluang usaha  yang terjadi disekitar kita.dibawah ini cara melakukan melihat peluang usaha.
a. mengenali kebutuhan pasar.
b. Mengembangkan produk yang telah ada di pasaran.
c. Memadukan bisnis-bisnis yang ada.
d. Mengenali kecenderungan (tren) yang terjadi.
e. Mewaspadai segala kemungkinan yang awalnya terlihat sepele, yang ternyata
. Beberapa langkah untuk mengenali dan memilih peluang bisnis yang tepat,antara lain:
a.       tentukan tujuan besar yang hendak dicapai.
b.      buat daftar ide usaha.
c.       nilai kemampuan pribadi.
d.      pilih kriteria.
e.       membandungkan dan dapatkan saran dari pengusaha,konsultan,atau mentor.
f.       nilai keadaan bisnis saat ini dan masa mendatang melalui riset.
g.      tetapkan pilihan.

Menurut hasil survei Peggy Lambing:
a.       Sekitar 43% responden (wirausaha) mendapatkan ide bisnis dari pengalaman yang diperoleh ketika bekerja di beberapa perusahaan atau tempat-tempat profesional lainnya.
b.      Sebanyak 15% responden telah mencoba dan mereka merasa mampu mengerjakannya dengan lebih baik.
c.       Sebanyak 11% dari wirausaha yang disurvei memulai usaha untuk memenuhi peluang pasar, sedangkan 46% lagi karena hobi.
. Menurut Norman Scarborough, kompetensi usaha yang diperlukan meliputi:
a.       Kemampuan teknik
b.      Kemampuan pemasaran
c.       Kemampuan finansial
d.      Kemampuan hubungan
Struktur Organisasi
   Struktur Organisasi adalah mekanisme-mekanisme formal organisasi diolah. Struktur organisasi terdiri atas unsur  spesialisasi kerja, standarisasi, koordinasi, sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja.
Organisasi Bisnis
    Organisasi merupakan alat manajemen untuk mencapai tujuannya. Organisasi adalah bentuk perserikatan untuk mencapai tujuan bersama.  menurut Cyril Soffer, organisasi adalah persekutuan atau perkumpulan orang-orang yang masing-masing diberi peran tertentu dalam suatu sistem kerja dan pembagian kerja di mana pekerjaan dipilah-pilah menjadi tugas dan dibagikan kepada para pelaksana tugas atau pemegang jabatan untuk mendapatkan kesatuan hasil.
Dalam organisasi terdapat tiga unsur penting yaitu:
a.       Adanya sekelompok orang
b.      Adanya hubungan dan pembagian kerja diantara mereka
c.       Adanya tujuan yang ingin dicapai

Batasan Organisasi adalah sebagai berikut:
a. Dalam arti badan, organisasi adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
b.Dalam arti bagan, organisasi adalah gambaran skematis tentang hubungan kerja sama antara orang-orang yang terdapat dalam suatu badan untuk mencapai suatu tujuan.
c. Dalam arti dinamis, organisasi adalah suatu proses penetapan dan pembagian pekerjaan, pembatasan tugas dan tanggung jawab, serta penetapan hubungan antara unsur-unsur organisasi, sehingga memungkinkan orang bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan.
Fungsi organisasi
Organisasi memiliki fungsi yang dijalankan oleh para manajer perusahaan untuk membagikan pekerjaan kepada para pelaksana tugas serta mengembangkan struktur hubungan antara pelaksana tugas yang satu dengan pelaksana tugas lainnya sehingga tugas tersebut dapat dilakukan dan menunjang tercapainya tujuan organisasi
Peran organisasi
 organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.
Struktur Organisasi
menunjukkan bagaimana berbagai aktivitas yang terdapat di dalam organisasi dibagi, dikelompokkan dan dikoordinasikan hubungan baik hubungan antara manajer dengan karyawan, manajer dengan manajer dan karyawan dengan karyawan.






Kegiatan utama yang harus dilakukan pengusaha  dalam kegiatan pengorganisasian
a.       Membagi seluruh beban kerja menjadi tugas-tugas yang secara logis dapat dilakukan oleh individu-individu maupun kelompok dalam suatu organisasi perusahaan misalan dalam pemasaran produk dan keuangan.
b.      Mengelompokkan tugas-tugas dan juga sumber daya manusia yang memiliki kesamaan pada  tugas ke dalam suatu kelompok.
 Kendala yang ada jika perusahaan semakin berkembang, pengambilan keputusan di daerah menjadi lambat karena menunggu keputusan dari pusat. Masalah lain adalah departemen yang satu merasa sebagai entitas yang terpisah satu dengan yang lainnya. Misalnya antara departemen produksi dan departemen pemasaran
   Keuntungan penorganisasian dengan menggunakan departementalisasi berdasarkan produk atau pasar adalah seluruh aktivitas, kemampuan serta sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan serta memasarkan suatu produk berada dalam satu kendali manajer.
 beberapa hal yang perlu kita perhatikan dan pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih dan menjalankan sebuah usaha. Berikut ini ulasannya.
Persiapan Modal
Sebelum kita menjalankan sebuah usaha, tentu kita perlu modal untuk memulainya. Modal ini bisa berasal dari banyak sumber, misalnya dari tabungan sendiri, modal pinjaman, atau dari investor. Mengetahui besar kebutuhan modal akan lebih baik karena kita telah memperkirakan pengeluaran awal dan biaya operasioanl usaha, sehingga Anda tidak keteteran dalam mengatur keuangan bisnis.
Mempersiapkan Tenaga Kerja
Memilih tenaga kerja yang tepat pada masing-masing posisi adalah hal yang sangat penting karena salah dalam menempatkan tenaga kerja pada posisi tertentu akan mengakibatkan masalah. Sebagai pemilik usaha, Anda juga harus mempersiapkan budget yang memadai untuk gaji yang pantas pada masing-masing posisi tenaga kerja.

Pengadaan Bahan Baku
Bagi kebanyakan jenis bisnis, bahan baku untuk produk yang dibuat adalah sesuatu yang sangat krusial. Bahan baku untuk produk utama ataupun bahan baku tambahan harus dapat tersedia dengan baik dan tepat waktu, memiliki kualitas yang baik, kontinuitas, dan biaya pengadaan bahan baku yang terjangkau.
 Hal Teknik dalam Menjalankan Usaha
   Sebagai seorang pemilik usaha, kita wajib memahami hal-hal yang teknis untuk masing-masing pekerjaan. Tidak harus mendetail, tapi setidaknya kita paham apa yang dilakukan dan apa yang ingin dicapai untuk setiap pekerjaan tersebut. Jika Anda kurang memahami atau terbatas untuk hal-hal teknis tertentu, maka sangat disarankan untuk menyewa jasa orang yang punya keahlian tersebut.
 Pemasaran Usaha secara Optimal
Sebaik apapun produk Anda, bila tidak didukung oleh sistem pemasaran yang baik, maka hasil penjualan Anda tidak akan memuaskan. Karena itu, bisnis Anda harus punya strategi marketing yang efektif dalam memasarkan produk-produk yang Anda jual. Kita bisa mempertimbangkan banyak opsi, namun pastikan hanya memilih strategi pemasaran yang efektif, baik secara offline maupun secara online.
Keuntungan Sebuah Bisnis
   Setiap usaha tentu punya tujuan yang jelas, yaitu untuk mendapatkan profit. Memang sebagian bisnis tidak mengutamakan profit, namun jika bisnis Anda tidak untung tentunya bisa beresiko pada bisnis yang dibangun. Mungkin saja seseorang salah dalam menilai sebuah bisnis, dan jika Anda menyadari bahwa bisnis yang Anda jalankan ternyata tidak menguntungkan, mungkin Anda bisa mempertimbangkan jenis usaha yang lain.
Resiko Sebuah Bisnis
Kita harus menyadari bahwa masing-masing jenis bisnis memiliki resiko tersendiri, dan resiko bisnis ini pasti akan sangat berpengaruh bagi kelangsungan sebuah usaha. Biasanya bisnis yang puna resiko tinggi menawarkan potensi keuntungan yang lebih tinggi, dan begitu sebaliknya.

. Memperhatikan Persaingan Bisnis
Bisnis apa yang tidak punya pesaing? Tidak ada. Semua model bisnis pasti punya pesaing masing-masing. Yang membuat sebuah bisnis dapat bertahan dalam persaingan adalah kelebihan atau keunikan yang mereka miliki. Karena itu, Anda harus menawarkan sesuatu yang berbeda dengan pesaing, misalnya produk Anda lebih murah, kemasan lebih menarik, pelayanan lebih baik, dan keunggulan lainnya.
 Memperhatikan Manajemen Bisnis
Sekecil apapun sebuah bisnis, tentu membutuhkan sebuah manajemen yang baik karena sangat berhubungan dengan cara kita mengelola sebuah bisnis. Beberapa orang memang memiliki kemampuan alami dalam hal manajemen bisnis, namun bila Anda merasa perlu untuk belajar lebih banyak tidak ada salahnya belajar dari orang lain atau menyewa jasa orang lain untuk membangun sebuah manajemen bisnis yang baik.
. Fasilitas dan Lingkungan
Ini sangat erat hubungannya dengan fasilitas dalam menjalankan usaha, misalnya peralatan untuk operasional bisnis. Sedangkan faktor lingkungan adalah yang berhubungan dengan masyarakat atau pemerintah setempat. Hal ini akan berhubungan dengan masalah perijinan usaha, pajak, budaya sosial masyarakat setempat, dan hal lain yang berkaitan dengan lingkungan. Burrow, James. 2012. Priciples Of Business. South Western. USA.
Eisen, Peter J. 1983. Accounting the easy Way. Baron’s Educational Series. USA.
Madura, Jeff. 2007. Pengantar Bisnis Edisi 4. Salemba Empat. Jakarta.
Norman, Jan. 1999. Starting Your Owner Business. Dearbon Trade Publishing.  United State of America.
Tohar, M. 2000. Membuka Usaha Kecil. Kanisius. Yogyakarta.
Yaminsyah, Ricky. 2009. Bentuk Kepemilikan Bisnis.
Http://ricky-26209320.blogspot.com/2009/11/perusahaan-yang-harus-di-tinjau-kembali.html.
Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta  (Universitas Mercu Buana)

tulisan sofkill 3

Pengertian e marketing
e marketting adalah proses pemasaran yang menggunakan teknologi informasi elektronik khusunya adalah internet.
Pada E-marketing juga terdapat beberapa tahapan dimana tahap-tahapan tersebut berpengaruh pada pembentukan e-marketing,tahap-tahapan e-marketing yaitu :
a. Situation Analysis (Analisis Situasi).
. Menurut Rangkuti (2004), analisis SWOT adalah indentifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis SWOT membandingkan antara faktor internal Kekuatan (Strengths) dan Kelemahan (Weaknesses) dengan faktor eksternal Peluang (Opportunities) dan Ancaman (Threats) yang dihadapi dunia bisnis.
b. E-marketing Strategic Planning (Strategi Perencanaan E-marketing). Dalam tahap ini terdapat metodologi tujuh langkah sederhana yang membantu dalam mengevaluasi dan menganalisis peluang pasar
c. Objectives (Tujuan)
Tujuan dalam e-marketing mencakup aspek tugas, kuantitas, dan waktu.
Tugas (apa yang akan dicapai).
Kuantitas yang terukur (seberapa banyak).
Time frame (kapan).
d. E-marketing Strategy (Strategi E-marketing)
Strategi e-marketing mencakup strategi mengenai 4P dan hubungan manajemen (relationship management) untuk mencapai tujuan rencana mengenai Product (Produk), Price (Harga), Place (Saluran Distribusi), dan Promotion (Promosi).
e. Implementation Plan (Rencana Pelaksanaan). Pada tahap ini perusahaan memutuskan bagaimana untuk mencapai tujuan melalui strategi yang efektif dan kreatif. Perusahaan juga memeriksa untuk memastikan organisasi pemasaran yang tepat di tempat pelaksanaan (staf, struktur departemen, penyedia layanan aplikasi, dan lain-lain di luar perusahaan.
f. Identification Plan(identifikasi). Mengidentifikasi hasil yang diharapkan dari suatu investasi. Selama pelaksanaan rencana, pemasar akan terus memantau pendapatan aktual dan biaya untuk melihat hasil yang telah dicapai. Internet merupakan salah satu tools yang dapat digunakan untuk memantau hasil karena catatan teknologi pengunjung setiap klik.
g. Evaluation Plan (Rencana Evaluasi). Perencanaan e-marketing dilaksanakan, keberhasilannya tergantung pada evaluasi yang terus-menerus. Untuk menentukan hasil pemasarannya, perusahaan

Manfaat E-Marketing
Pemasaran secara online, merupakan suatu alat yang bagus untuk membangun hubungan dengan konsumen. Perusahaan dapat berinterkasi dengan konsumen untuk mempelajari tentang kebutuhan dan keinginan konsumen yang lebih spesifik.
Pemasaran secara online juga dapat mengurangi biaya-biaya yang dikeluarkan toko, seperti biaya dari penyewaan, asuransi, dan peralatan lainnya.
Pemasaran online juga menawarkan fleksibilitas yang besar yang memungkinkan seller untuk membuat penyesuaian terhadap penawaran dan program-programnya.
Internet merupakan suatu medium global yang memungkinkan pembeli untuk mengklik atau mencari informasi dari iklan yang perusahaan pasang di website lain, hal ini dapat menguntungkan perusahaan dalam mencari pelanggan.
 Manfaat yang didapat dari penerapan e-marketing bagi pelanggan yaitu:
Konsumen tidak harus terjebak kemacetan, menemukan tempat parkir, dan berjalan melalui toko-toko yang tidak terhitung jumlahnya untuk menemukan produk yang akan dibeli.
Konsumen dapat membandingkan merek, mengecek harga dan memesan barang 24 jam sehari dari lokasi manapun.
Layanan secara online memberikan konsumen akses terhadap perbandingan informasi yang berlimpah, informasi mengenai perusahaan dan produk dari website lain.
Konsumen dapat berinteraksi dengan situs penjual untuk menemukan informasi yang tepat mengenai produk atau layanan yang mereka inginkan, lalu memesannya secara langsung
 Keterbatasan E-Marketing
Kesulitan yang dikarenakan koneksi jaringan yang masih lambat.
Jika perusahaan membangun web pages yang berukuran besar dan sulit untuk dipahami(rancangan layarnya), maka internet user menjadi sulit untuk mendownload informasi.
Pembeli tidak dapat menyentuh, mencium, merasakan, atau mencoba secara langsung produk yang ditawarkan oleh perusahaan secara online.
Keterbatasan pengembangan dan ancaman keamanan dari metode pembayaran elektronik, seperti e-checks, credit cards, dan lain-lain
https://jokosupriyadi18.wordpress.com/2013/04/25/manfaat-dan-keterbatasan-internet-marketing-e-marketing/


tulisan sofkill 2

Kiat Usaha Brand Busana Muslim “Rabbani”
  Perjuangan kedua pendiri brand Rabbani dalam mengembangkan usahanya tentunya sama sekali tak mudah. Rintangan dan juga jatuh bangun usaha sudah kenyang dirasakan. Namun dengan beberapa kiat khusus dan juga keyakinan bulat, pelan namun pasti kini brand Rabbani bisa tumbuh dan berkembang sedemikian besar.
  Sedikit berbagai beberapa kiat dari sang pendiri dalam menjalankan usahanya, menurut saya merupakan strategi yang sederhana yang mengena. Perusahaan sebesar Rabbani tentu memiliki kiat khusus untuk mempertahankan kesuksesan  selama bertahun-tahun. Kiat khusus itulah yang bisa dipelajari dan dicermati oleh para pebisnis lainnya untuk memulai perencanaan bisnis secara matang. Berikut ini beberapa kiat usaha yang bisa kami bagikan.
Visi dan misi
  Jilbab Rabbani memiliki visi dan misi yang amat jelas dalam perjalanannya sebagai slaah satu pelopor perusahaan kerudung di Indonesia. Dengan visinya yang ingin mengubah paradigma masyarakat Indonesia yang menganggap busana muslim adalah busana yang kurang modis, hal ini membantu untuk menentukan langkah apa yang harus ditempuh untuk mewujudkan visi tersebut. Berbisnis sekaligus bersyiar adalah hal yang ditempuh oleh Rabbani. Lihatlah beragam produk kerudung dan pakaian keluaran Rabbani yang trendi, modis dan tetap berada dalam pakem berbusana muslim yang baik.

Pengadaan Promosi, Lomba dan Diskon yang Menarik
  Promosi dan diskon tentu erat kaitannya dengan keberhasilan suatu brand. Pemilihan brand ambassador yang tepat juga akan mendukung ketertarikan masyarakat untuk menggunakan produk-produk Rabbani. Salah satunya, Rabbani juga menggandeng artis muda baru keluaran ajang pencarian bakat nasional yaitu Fatin Shidqia.
   . Selain itu, ada pula promo lainnya seperti event keren yang diadakan untuk menyambut pembukaan Rabbani di regional tertentu serta lomba tahunan antar reseller member Rabbani dengan hadiah paket umroh.Promosi tersebut juga bukan hanya berdasarkan hal-hal besar, namun juga hingga ke hal-hal kecil lainnya seperti desain situs serta ragam inovasi produk yang tak henti-hentinya dilakukan untuk memenuhi selera dan tren yang sedang booming di masyarakat.
Memiliki Sistem Pemasaran yang Baik
 Konsep reshare dan reseller yang ditawarkan Rabbani membawa peluang besar bagi Rabbani untuk mengekspansi usaha, meningkatkan omset penjualan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi pihak lain yang tertarik dengan produk Rabbani. Reshare merupakan sebutan bagi distributor produk Jilbab Rabbani yang membawahi regional tertentu seperti wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Sumatera Utara serta daerah lainnya. Sedangkan bagi pihak yang ingin menjadi reseller pemula bagi produk Rabbani disebut sebagai sub-dealer yang berada dibawah naungan dan pengawasan reshare. Pihak reseller tentu dapat menjual produk Rabbani dengan modal awal yang tidak terlampau besar.

Terkait dengan kiat ketiga tersebut, saya melihat saat ini peluang yang ditawarkan oleh brand Rabbani sebagai reseller atau yang juga disebut agen usaha tersebut, nampaknya masih cukup potensial. Mengingat nama “Rabbani” sudah sangat populer ditambah dengan kondisi perkembangan fashion tanah air yang juga mendukung berkembangnya usaha busana muslim.

https://www.maxmanroe.com/jilbab-rabbani-peluang-usaha-reseller-brand-busana-muslim-populer.html

Senin, 04 Mei 2015

Tugas tulisan sofkill

INSPIRASI ARI SUBAGYA MENGENAI USAHA TENTANG TAHU KRISPI DAN KENTANG GORENG
Arisubagya mahasiswa universitas gunadarma,depok jjurusan pemasaran angkatan 2013,mendapatkan dana bantuaan beasiswa businees plan sebesar 10 juta. Ari memulai usahanya sejak oktober 2014. Ari mempuyai keinginan untuk memulai dan membuka usahanya sendiri.

Ari merantau kedepok sejak  2013  dan ari membuka usahanya di kostnya. Ide membuat tahu krispi berasal daerahnya yaitu cirebon karena banyak menjual tahu krispi.” Ari bekata kempuanya memang masih berjualan tahu krispi , ya sudah maka ari perlahan ;ahan mulai menjual tahu tersebut. 


Ari mencoba berbagai rasa
   Ari sebelumnya belum pernah membuat tahu krispi “ namun ari  mencoba bagaimana cara membuat tahu krispi yang sedap di internet”. Modal pertamanay dikumpulkan lewat tabunganya ,menurut ari yang agak mahal adalah  membeli grobak seharga 2 juta . “sedangkan untuk bahan bakunya hanya 100 ribu rupiah .”selain tahu krispi ari juga menjual ketang krispi” .

      Selama ini tahu krispi yang berasal ari cirebon rasanya asin. “ari berkata ngin membuat makanan tahu krispi banyak rasa selain rasa asin”.rasa tahu krispi ini beraneka ragam seperti barberque,ayam bakar,jagug bakar dan lain –lain.harga tahu krispi ini sanggat murah meriah sekitar 5 ribu saja . selain menggunakan rasa barbeque diatas tahu krispi terdapat myones dan saus sambal. Ari berjualan dari pukul 5 sore sampi 10 malam.. pedapatan sekitar 200  sampai engan 250 per hari.


    Selama mejalankan bisnisnya ari tidak pernag rugi. Kalau lagi sepi modal bisa kembali. Paling kalau sepi saat hujan saja ... hehe kata ari “. Satu porsi menggunakan tempat steroform dijual harga lima ribu, jumlah tahunya 10 . dan menggunakan plastik dijual ke kosumen seharga tiga ribu saja .