Dalam mata rantai produksi dan
distribusi komoditas, pemasaran menjadi sebuah konsep penting yang hendaknya
diletakkan dalam derajat pemaknaan yang berbeda, dibandingkan dengan konsep
lain seperti transaksi dan penjualan.
Definisi ini diajukan oleh American
Marketing Association, dan tentu saja tidak cukup karena hanya menekankan aspek
distribusi barang dan jasa ketimbang kegiatan pemasaran yang khusus.
Secara singkat, definisi dari American Marketing Association
it tidak memberi gambaran yang lengkap tentang makna pemasaran, sehingga orang
tidak paham fungsi-fungsi apa saja yang dicakup oleh konsep tersebut. Namun
tentu saja makna pemasaran yang dirancang oleh American Marketing Association
hanyalah satu definisi, dari sekian banyak definisi, tentang pemasaran yang
bisa kita temukan.
Ada tiga pokok tugas yang berkaitan
dengan manajemen, yakni:
Ø Persiapan rencana, meliputi
perancangan strategi umum yang berlaku bagi sebuah perusahaan.
Ø Pelaksanaanrencana
Ø evaluasi yang diadakan dengan cara menganalisa
dan mengawasi pelaksanaan rencana. Biasanya pada akhir waktu pelaksanaan
rencana muncul sebuah laporan yang dipakai untuk mengukur kemungkinan
penyimpangan rencana sekaligus mengukur hasil yang telah dicapai.
Dengan demikian, semua kegiatan perencanaan dan eksekusinya
haruslah diarahkan untuk membuat tujuan ttersebut menjadi nyata. Meski
orientasi pembeli menjadi sesuatu yang sulit ditebak, namun konsep ini perlu
untuk dilaksanakan. Penjualan barang dan jasa bisa meningkat bila produsen:
Ø Memproduksibarangyangmudahdirawat
Ø Memproduksibarangyangmudahdibeli
Ø Dan memproduksi barang yang mudah
digunakan
Ketiga cara di atas tentu merupakan filosofi yang sederhana,
namun dalam banyak hal dapat menunjang keberhasilan bisnis yang telah
direncanakan. Terdapat tiga elemen pokok dalam konsep pemasaran, yakni:
Ø Koordinasidanintegrasi
Ø Jumlahpenjualan
Ø Dan orientasi pembeli/pasar/konsumen.
`
ketiga pokok di atas, pembeli merupakan orientasi pertama, atau prioritas,
dalam mata
rantai pemasaran. Oleh karena itu konsep
pemasaran harus mempraktikkan beberapa hal, termasuk:
1) Memilih strategi yang terbaik. Strategi di sini bisa
menitikberatkan pada beberapa hal, misalnya harga yang murah, kualitas produk
mumpuni, atau model inovatif dan menarik.
2) Penelitian konsumen harus dilakukan, gunanya untuk menafsirkan, menilai, sekaligus mengukurkeinginanmereka.
3) Menentukan produk yang dijual dan bagaimana merancang program pemasarannya.
4) Menentukan kebutuhan pokok pembeli dan sasaran yang ingin dituju.
2) Penelitian konsumen harus dilakukan, gunanya untuk menafsirkan, menilai, sekaligus mengukurkeinginanmereka.
3) Menentukan produk yang dijual dan bagaimana merancang program pemasarannya.
4) Menentukan kebutuhan pokok pembeli dan sasaran yang ingin dituju.
Sistem atau pola pemasaran erat kaitannya dengan manajemen
pemasaran. Karena keterkaitan macam itu, ada beberapa faktor yang saling
berinteraksi dan pada saat bersamaan saling bergantung satu sama lain. Adapun
faktor-faktor tersebut adalah:
1) Produk tertentu (barang, ide, jasa, dan lain sebagainya)
yang sedang/akan dipasarkan.
2) Organisasi tertentu yang melaksanakan tugas terkait dengan pemasaran produk
3) Para perantara perdagangan yang membantu mengelola arus barang/jasa. Mereka ini adalah agen pengangkutan, pedagang besar, pengecer, dan lain sebagainya.
2) Organisasi tertentu yang melaksanakan tugas terkait dengan pemasaran produk
3) Para perantara perdagangan yang membantu mengelola arus barang/jasa. Mereka ini adalah agen pengangkutan, pedagang besar, pengecer, dan lain sebagainya.
4)Pasaryangditujuolehprodusen.
5) Demografi, teknologi dan persaingan dengan produsen lain, faktor budaya dan sosial, kondisi ekonomi, dan berbagai macam faktor lingkungan lainnya.
5) Demografi, teknologi dan persaingan dengan produsen lain, faktor budaya dan sosial, kondisi ekonomi, dan berbagai macam faktor lingkungan lainnya.
Sebagai sebuah sistem, pemasaran tergantung pada bagaimana
keputusan manajerial diambil dengan mempertimbangkan kaitan antara kelima
faktor di atas.
A.5. Peran Manajemen Pemasaran
pemasaran merupakan proses manajerial dan
sosial sekaligus, ada beberapa peranan penting di dalamnya, yang tidak hanya
bertujuan untuk mengambil untung dari penjualan sebuah produk barang atau jasa,
melainkan juga memnuhi kebutuhan konsumen melalui penawaran, permintaan, dan
pertukaran nilai sebuah produk yang dihasilkan. Ada beberapa poin penting
terkait dengan peran manajemen pemasaran:
1) Permintaan: manajemen pemasaran
berperan dalam menghitung akumulasi keinginan atau kebutuhan yang potensial
untuk digarap sebagai ladang bisnis, misalnya: pendidikan, perumahan, makanan,
dan lain sebagainya.
2) Keinginan: manajemen pemasaran
berperan dalam mengelola keinginan pada kondisi di mana ada permintaan yang
spesifik, seperti: pendidikan tinggi, makanan bergizi, dan lain sebagainya.
3) Kebutuhan: manajemen pemasaran
berperan dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia, misalnya: makan, minum,
pendidikan, pakaian, dan lain sebagainya.
peranan manajemen pemasaran yang
tidak kecil, maka dalam lingkup tersebut dikenal beberapa istilah penting,
seperti nilai (dibentuk dari perkiraan angka kepuasan konsumen), biaya (harga
yang harus dibayar konsumen untuk sebuah produk), produk (ide, jasa, maupun
barang konsumsi), pasar (tempat di mana orang melakukan transaksi), dan
kepuasan (tingkat kepuasan konsumen terhadap sebuah produk).
manajemen pemasaran berkembang dan
menghasilkan beberapa konsep penting mengenainya, yakni:
1)Konsep produk: inovasi, kinerja, kualitas yang diburu
konsumen.
2) Konsep produksi: produksi barang dalam jumlah banyak dan dengan harga murah.
3) Konsep pemasaran berorientasi pada masyarakat: yakni konsep yang ikut memperhatikan kesejahteraan masyarakat.
2) Konsep produksi: produksi barang dalam jumlah banyak dan dengan harga murah.
3) Konsep pemasaran berorientasi pada masyarakat: yakni konsep yang ikut memperhatikan kesejahteraan masyarakat.
4) Konsep pemasaran: mengacu kepada aktivitas pemasaran yang
terorganisir.
5) Konsep penjualan: aktivitas promosi dan penjualan di mana terdapat laba yang yang diambil dari volume penjualan.
5) Konsep penjualan: aktivitas promosi dan penjualan di mana terdapat laba yang yang diambil dari volume penjualan.
- See more at:
http://ahlimanajemenpemasaran.com/2014/02/aspek-aspek-utama-dalam-ilmu-manajemen-pemasaran/#sthash.JRlXmjDI.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar