Metode pencatatan persedian dan
masalah dasar pembelian persedian
Metode pencatatan persedian
Metode
pencatatan persedian pada dasarnya dapat dibedakan menjadi dua yaitu metode periodic dan metode perpetual.
1. Metode
fisik artinya pecatatanya yang berkaitan
dengan persedian barang dagang tidak dilakukan secara kontinu, sehingga
persedian barag dagang dihitung secara fisik ada digudang.
2. Metode
perpetual artinya pencatan yang berkaitan dengan persedian barang dagang dengan
dilakukan berlanjut dan pembelian akan menambah persedian barang dagang dan
bila terjadi penjualan maka akan mebgurangi persedian barang dagang.
Contoh
soal
Metode
perpetual dan metode periodic
Persedian
awal 50.000.000
02.01.2014
dibeli persediaan barang dagang 100 pcs@ 1.000.000 tunai
10.01.2014
dibeli persediaan barang dagang 100ps@ 1.000.000 tunai
12.01.2014
penjualan 20 pcs@ 1.200.000 kredit
15.01.2014
penjulan 30 pcs@ 1.200.000 kredit
Metode
perpetual
02.01.2014
Persediaan
|
Rp.100.000.000
|
Kas/bank
|
Rp. 100.000.000
|
10.01.
2014
Persedian
|
Rp.100.000.000
|
Kas/bank
|
Rp.100.000.000
|
12.01.2014
Piutang usaha
|
Rp.24.000.000
|
Penjualan
|
Rp. 24.000.000
|
Hpp
Persediaan
|
Rp.20.000.000
Rp. 20.000.000
|
15.01.2014
Piutang usaha
|
Rp.36.000.000
|
Penjualan
|
Rp. 36.000.000
|
Hpp
|
Rp.30.000.000
|
Persedian
|
Rp30.000.000
|
50.000.000
+ (100.000.000 + 100.000.000) – (24.000.000 + 36.000.000 )
=
50.000.000 + 200.000.000 – 50.000.000
=
200.000.000
Metode
periodic
02.01.2014
Metedo
periodik
02.01.2014
Prsediaan
|
100.000.000
|
Kas/bank
|
100.000.000
|
10.01.2014
Persedian
|
100.000.000
|
Kas/bank
|
100.000.000
|
12.01.2014
Piutang usaha
|
24.000.000
|
penjualan
|
24.000.000
|
15.01.2014
Piutang usaha
|
36.000.000
|
penjualan
|
36.000.000
|
Pada
akhir periode dilakukan perhitungan fisik
persedian fisik tersebut dapat saldo akhir 200.000.000 penyesuaina hpp adalah
Hpp
= saldo akhir – pembelian + saldo awal
200.000.000 – 20.000.000 + 50
.000.000 = 50.000.000
Jurnal
penyesuain
31.01.2014
Hpp
|
50.000.000
|
persedian
|
50.000.000
|
Masalah dasar penilaian persediaan.
Biaya
barang yang akan dijual merupakan penjualan dari biaya barang yang ada ditangan
pada awal periode dan biaya barang yang dibeli atau diproduksi selama periode
berjalan.
Jenis
barang fisik dalam perjalanan
· Barang
dalam perjalanan adalah barang dalam perjalanan yang dibeli masih ada dalam
perjalanan belum diterima pembeli pada akhir periode fiskal.
· Barang
konsiyasi adalah barang yang dikirim ke pihak lain dan bertindak sebagai agent
dan menjula barang konsinyasi.
· Perjanjian
penjualan khusus untuk mengindetifikasikan jenis masalah yang dapat ditemukam
dalam praktek penjualan.
Biaya
biaya dimasukan dalam persedian
1. Biaya
produk adalah biaya yang melekat dengan persedian yang dicatat akun persediaan
2. Biaya
periode adalah biaya yang tidak berhubungan langsung dengan proses produksi
barang.
3. Biaya
manifaktur meliputi beban tidak langsung,tenaga kerja tidak langsung.
4. Variable
costing adalah variable membenkan biaya
manufaktur varibel kepada oroduk dan absorption costing membenkan seluruh biaya
manifaktur.
5. Perlakuan
atas diskon pembeliaan.perusahaan melakukan pembelian dari hutang usaha secara
kotor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar